Mengapa kami lebih memilih keterlibatan penjajakan tingkat grup untuk memenuhi komitmen NDPE kami

Banner Blog.jpg
Home > Berita > Blog > Mengapa kami lebih memilih keterlibatan penjajakan tingkat grup untuk memenuhi komitmen NDPE kami

19 November 2018 | Oleh Carolyn Lim - Dua tahun lalu, kami telah memulai persiapan laporan keberlanjutan kami. Namun, dinamika internal, seperti upaya tim untuk menunjang verifikasi Palm Oil Innovation Group (POIG), membagi fokus kolega operasional kami dalam menyusun pelaporan. Ketika tenggat waktu semakin dekat, Executive Chairman kami yang merupakan pemilik perusahaan, mengumpulkan seluruh pejabat senior yang bertanggung jawab atas data dalam laporan dan berkata: "bagaimanapun caranya, selesaikan laporan."

Sesuatu yang membutuhkan waktu dua tahun untuk kami mulai - dengan waktu istirahat yang lama – ternyata dapat kami selesaikan dalam waktu dua minggu. Kami akhirnya berhasil menerbitkan laporan keberlanjutan pertama kami, pada saat pertemuan tahunan Roundtable on Sustainable Palm Oil Roundtable pada 12 November 2018, acara terbesar dalam kalender tahunan untuk minyak sawit berkelanjutan.

Setelah bekerja untuk perusahaan yang dikelola pemilik, kami memahami satu atau dua hal mengenai menjawab tantangan secara internal. Mengidentifikasi kepemilikan secara eksternal juga merupakan cara terbaik untuk maju.

Hingga hari ini kami telah bermitra dengan 500 hingga 600 pabrik yang dikelola oleh sekitar 224 grup pemasok.

Dalam beberapa tahun terakhir, ketika tren industri adalah tentang ketelusuran mulai dari pabrik penyulingan hingga Perkebunan, kami berupaya menyampaikan kepada mitra kami untuk mengadopsi hal yang berbeda: penjajakan tingkat pemilik atau grup.

Dimana bedanya? Penjajakan berbasis pabrik penyulingan menghasilkan rangkaian lokakarya untuk manajer pabrik dari grup pemasok yang berbeda, sementara pendekatan pemasok grup menghasilkan rangkaian lokakarya untuk manajer pabrik di grup yang sama. Kami menemukan bahwa orang lebih bersedia untuk berbicara secara terbuka tentang masalah ketika mereka berasal dari perusahaan yang sama.

Penjajakan berbasis pabrik penyulingan berarti perusahaan sibuk memprioritaskan pabrik di daerah berisiko tinggi, sementara kami memprioritaskan upaya kami kepada kelompok pemasok, pemilik yang bersedia mendengarkan kami dan bergabung dengan gerbong keberlanjutan. Kami menyebutnya penjajakan pemasok yang baik; apakah Anda berada di daerah berisiko tinggi atau berisiko rendah, selama Anda bersedia untuk mendengarkan dan terlibat dalam tindakan keberlanjutan, kami ingin lebih banyak minyak dari Anda.

Kami mengenal seorang pemilik pabrik yang bekuliah di Jerman, sangat ingin menggunakan sertifikasi sebagai alat manajemen sehingga dia dapat mengatur lebih sedikit. Ini adalah konsep yang sejalan dengan Pimpinan kami.

Kami juga berbicara dengan pemilik yang memiliki pabrik swadaya di Sumatera, dan dia membawa putranya ke pertemuan kami karena dia tahu bahwa bisnis ini untuk jangka panjang, dan keberlanjutan akan sangat menunjang lingkungan bisnis yang ada.

Yang paling utama, kami mencari grup pemasok yang baik, yang mampu dan mau bekerja dengan kami dalam ranah yang kami anggap penting untuk produksi kelapa sawit berkelanjutan.

Kepada setiap orang yang menghadapi pertanyaan besar implementasi NDPE setiap hari: Apakah Anda tahu pemilik pabrik yang ada di rantai pasokan Anda? Apakah anda memiliki pengalaman yang mirip dengan kami? Dapatkah Anda mengidentifikasi pemasok yang baik di bawah tanggung jawab Anda, dan mendorong mereka untuk bergabung dalam gerbong berkelanjutan? Mungkin bersama-sama, kita dapat merubah wacana seputar NDPE, bekerjasama menuju 2020.