Mekanisme Controlled Purchase

Grievance-02.jpg
Home > Keberlanjutan > Penjajakan Grup Pemasok / Keluhan > Mekanisme Controlled Purchase

Pengenalan

Kami telah mengembangkan kebijakan minyak sawit yang dapat dipertanggung jawabkan, yang menguraikan parameter hukum, sosial dan lingkungan yang semua operasi, termasuk pemasok pihak ketiga kami, harus dipenuhi. Elemen kunci dari kebijakan kami adalah menetapkan dan mempertahankan prosedur keluhan yang kuat dan kredibel, yang berusaha menyelesaikan keluhan yang berkaitan dengan pemasok kami secara tepat waktu dan adil.

Prosedur keluhan kami memiliki mekanisme tambahan yang memberikan intensif atau kontrol kepada pemasok pihak ketiga kami, berdasarkan kemajuan yang dibuat terhadap keluhan yang diidentifikasi. Mekanisme ini disebut Controlled Purchase bertujuan untuk mendorong kemajuan dan mencari resolusi aktif untuk keluhan yang diidentifikasi.

Latar Belakang

Prosedur keluhan kami bertujuan untuk menangkap keluhan yang berkaitan dengan pemasok kami dan menginformasikan tentang keterlibatan kami dengan pemasok menuju penyelesaian. Kami juga memantau proses keluhan yang ada untuk pemasok kami yang relevan. Secara khusus, proses keluhan RSPO terus mendukung sebagai mekanisme tambahan untuk memantau kemajuan pemasok.

Karena tidak semua pemasok kami adalah anggota RSPO, dan mungkin akan ada kondisi di mana mekanisme RSPO tidak menangkap semua aspek dari keluhan yang teridentifikasi.

Controlled Purchase hanya diaktifkan pada saat:
(1) keluhan telah diajukan terhadap pemasok; dan dimana
(2) rencana tindakan perlu dikembangkan secara bertahap dan terjadwal, bersama dengan pemasok, tanpa mekanisme keluhan eksternal yang efektif dan paralel (misalnya RSPO)

Oleh karena itu, dalam situasi seperti itu, mekanisme Controlled Purchase memandu kami dan pemasok untuk:
(1) Merumuskan dan mengimplementasikan rencana tindakan;
(2) Menentukan bersama tahapan dan jadwal masing-masing untuk memastikan adanya kemajuan;
(3) Menentukan intensif yang dapat kami berikan kepada pemasok yang dapat membuat kemajuan terhadap pencapaian yang diidentifikasi (seperti peningkatan pembelian volum minyak sawit). Ketika kemajuan tidak memuaskan, maka kami akan berkomitmen untuk mengendalikan volume sawit yang dibeli.
(4) Memberikan kriteria untuk penghentian pembelian dan pembelian kembali.

Kriteria berikut ini merupakan pertimbangan Grup dalam membuat keputusan untuk melakukan 'penghentian pembelian' terhadap pemasok: 
(1) Pelanggaran hukum kritis: penangguhan langsung untuk kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia yang parah, mempekerjakan anak di bawah umur, atau hal berbahaya yang dapat mengancam kehidupan manusia. (2) Penolakan berulang untuk ikut serta: pemasok tidak menunjukkan niat untuk terlibat dalam masa pendekatan selama enam bulan 
(3) Kegagalan berulang: pemasok secara konsisten tidak mengikuti rekomendasi / tidak menerapkan tindakan perbaikan selama enam bulan 
(4) Penarikan / penghentian keanggotaan RSPO

Mengelola Proses Pelanggaran Kebijakan

Managing Policy Breaches.jpg


Proses Controlled Purchase (CP)


Grievance bahasa-01.jpg























Untuk detail lengkap dari Protokol Controlled Purchase (CPP), silahkan klik di sini.